Batang (Humas) – Semangat berbagi mewarnai Pelantikan Serentak Pengurus Cabang Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) tingkat kecamatan se-Kabupaten Batang periode 2026–2029. Dalam momentum tersebut, IGRA menggelar aksi sedekah sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai kebaikan di lingkungan organisasi. Kegiatan yang dirangkai dengan Achievement Motivation Training (AMT) serta peringatan Hari Lahir (Harlah) IGRA ke-24 ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Sabtu (17/10/2026).
Aksi sedekah menjadi salah satu bentuk nyata bahwa peran guru RA tidak hanya terbatas pada mendidik dan mendampingi anak-anak di lingkungan pendidikan, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap sesama melalui tindakan nyata. Semangat berbagi tersebut sejalan dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang mengajarkan keikhlasan, empati, dan gotong royong.
Ketua PD IGRA Kabupaten Batang, Nur Khanah, menyampaikan bahwa salah satu tantangan IGRA saat ini adalah memastikan keberadaan RA tetap eksis dan mendapat tempat di tengah masyarakat.
“Para guru perlu terus meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam bidang literasi, agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan menjawab kebutuhan pendidikan anak usia dini,” katanya.
Ia juga mengingatkan para pengurus agar mampu menjadi teladan dan memberikan nilai tambah bagi organisasi maupun sesama guru RA.
“Ini menjadi tantangan kita bersama, bagaimana RA bisa terus eksis di tengah masyarakat. Guru-guru RA harus terus meningkatkan kapasitas, terutama literasi. Pengurus juga harus mampu menjadi contoh dan memberikan nilai tambah dibandingkan guru-guru lainnya,” pesannya.
Hadir pada kegiatan itu Wakil Bupati Batang Suyono, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Munif, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Luthfi Hakim AE; pengawas madrasah, pelaksana pada Seksi Pendidikan Madrasah, Kepala Kesbangpol Batang Windu Suraji serta perwakilan organisasi mitra, di antaranya IGTKI, ketua HIMPAUDI, ketua yp Muslimat NU Batang, dan ketua LP Aisyiyah Batang. .(Am/Zy_humas)

