Batang (Humas) – Untuk mendorong penguatan pendidikan agama Islam di lingkungan sekolah melalui pembelajaran Al-Qur’an dan pengembangan potensi murid. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) yang di SMPN 1 Kandeman, Senin (21/9/2026).
Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Ahmad Munir, menyampaikan bahwa Kementerian Agama tidak hanya berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pendidik atau guru Pendidikan Agama Islam (PAI), tetapi juga mendorong penguatan kualitas pembelajaran agama Islam di sekolah.
“Selain memberikan perhatian terhadap kesejahteraan pendidik atau guru Pendidikan Agama Islam, Kementerian Agama juga mendorong implementasi pembelajaran Al-Qur’an melalui program TBQ. Program ini bertujuan agar para memiliki karakter yang sesuai dengan ajaran Al-Qur’an serta materi Pendidikan Agama Islam yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk karakter murid. Pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga diterapkan dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan MAPSI menjadi salah satu sarana untuk mengukur capaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya di Kabupaten Batang. Melalui berbagai cabang lomba mata pelajaran dan seni Islami, para murid dapat mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta pemahaman terhadap nilai-nilai keislaman.
“Dengan adanya MAPSI, tentu menjadi salah satu tolok ukur capaian materi Pendidikan Agama Islam, khususnya di Kabupaten Batang,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia berharap kegiatan MAPSI dapat terus menjadi ruang pengembangan bakat dan potensi murid dalam bidang keagamaan. Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan turut memperkuat karakter murid melalui pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Hadir dalam kegiatan tersebut, para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP, pengawas Pendidikan Agama Islam, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Batang.(balya_pais/zy_humas)
