Batang (Humas) – Semangat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam kegiatan sarasehan dan pembinaan pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Blado yang diselenggarakan pada hari Selasa, (7/7/2026) di Gazebo Area Camping Curug Genting, Desa Bawang.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh pegawai dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, ramah, cepat, dan berintegritas.
Dengan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan di tempat yang sejuk dan rindang, para peserta berdiskusi, bertukar pengalaman, serta merumuskan berbagai langkah strategis guna menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis. Dengan mengusung tema “Peningkatan Layanan KUA”, pembinaan ini menekankan bahwa kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kecepatan administrasi, tetapi juga dari sikap empati, kemampuan berkomunikasi, serta kesungguhan dalam memberikan solusi terbaik kepada masyarakat.
Setiap pegawai didorong untuk terus mengembangkan kompetensi diri, menjaga etika kerja, serta membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dalam forum tersebut juga disampaikan bahwa KUA merupakan garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan layanan keagamaan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap aparatur dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, memanfaatkan inovasi dalam pelayanan, dan senantiasa menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Sarasehan ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi antar pegawai. Dengan komunikasi yang terbuka dan semangat saling mendukung, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang harmonis sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam paparannya, M. Nur Habibi, PLt. Kepala KUA Kec. Blado menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Blado menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan.
Harapannya, setiap pegawai mampu menjadi pribadi yang menginspirasi, bekerja dengan penuh dedikasi, serta menghadirkan pelayanan yang semakin prima, sehingga kehadiran KUA benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pelayanan yang baik bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi menghadirkan kepedulian, keikhlasan, dan solusi bagi setiap masyarakat yang datang. Dari pelayanan yang tulus, lahirlah kepercayaan dan keberkahan,” Ungkapnya.(S.Hasanuddin/suluh/Zy_Humas)
