Batang (Humas) – Tiga Pranata Humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, yakni Nur Muzayim, Abdul Muhyi, dan Rozana Lia Syurva, resmi dikukuhkan sebagai anggota Kelompok Kerja (Pokja) Kehumasan Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat komunikasi publik dan pelayanan informasi yang berkualitas di lingkungan Kementerian Agama.
Ketiganya dikukuhkan bersama 73 Pranata Humas Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dalam kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Pengukuhan Pokja Kehumasan yang berlangsung di Aula Majeng Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Kamis (2/7/2026).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa koordinasi merupakan kunci utama keberhasilan pelaksanaan tugas kehumasan.
Menurutnya, humas memiliki peran strategis sebagai penghubung antara instansi pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, humas harus mampu membangun komunikasi dua arah, menyampaikan berbagai program dan kebijakan kepada publik, sekaligus menghimpun aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi dan peningkatan kualitas layanan.
“Humas adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Kunci utama menjalankan fungsi kehumasan adalah koordinasi yang baik agar komunikasi publik berjalan efektif,” tegasnya.
Ia juga menekankan empat karakter yang harus dimiliki setiap insan humas, yaitu ceria dan ramah, menguasai informasi, kreatif dan inovatif, serta mampu berkolaborasi. Menurutnya, seorang humas harus memahami setiap program dan regulasi sebelum menyampaikan informasi kepada masyarakat, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi melalui berbagai inovasi, serta membangun sinergi yang kuat untuk mewujudkan pelayanan informasi publik yang semakin optimal.
Sementara itu, Ketua Tim Humas dan Protokol Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Syarif Sahrul S, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas Pranata Humas dan pengelola kehumasan Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Jawa Tengah agar mampu mewujudkan komunikasi publik yang selaras dengan kebijakan strategis Kementerian Agama.
Ia menjelaskan bahwa Jawa Tengah menjadi provinsi pertama yang membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Kehumasan dan diharapkan dapat menjadi proyek percontohan di tingkat nasional. Melalui Pokja tersebut diharapkan terbangun koordinasi, konsolidasi, dan kesamaan persepsi dalam pelaksanaan komunikasi publik di seluruh satuan kerja.
Saat ini, Jawa Tengah memiliki 63 Pranata Humas PNS dan 8 Pranata Humas PPPK. Rakerwil dan pengukuhan Pokja Kehumasan diikuti oleh 73 peserta yang berasal dari Kantor Wilayah serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
Dalam tiga tahun terakhir, kehumasan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah berhasil mempertahankan berbagai prestasi, di antaranya meraih penghargaan Pengelolaan Media Sosial Terbaik tingkat nasional, predikat Badan Publik Informatif dengan nilai 90,1, serta menjadi finalis tiga besar Pengelolaan Komunikasi Publik Inovatif.Am/Rz/Zy_humas)

