Batang (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Batang terus mendorong transformasi pembelajaran berbasis digital melalui kegiatan In House Training (IHT) Implementasi Platform DiaJeng Learning dalam Pembelajaran Berbasis Digital Tahun Ajaran 2026/2027 di RM Tirto Asri Limpung, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan dihadiri Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Munif, Kasubbag TU Sodikin, Kasi Pendidikan Madrasah, pengawas madrasah, Ketua Komite MAN Batang, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN Batang.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Plt Kepala Kankemenag Batang Munif menekankan pentingnya guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, teknologi harus mampu dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai sarana untuk menghadirkan pembelajaran yang menarik serta memberikan dampak positif bagi peserta didik.
“Guru harus melek teknologi, mampu menggunakan dan mengembangkannya. Jangan sampai guru kalah dengan teknologi. Teknologi harus kita kendalikan dan manfaatkan untuk menghadirkan pembelajaran yang menarik,” pesannya.
Dia menambahkan, madrasah saat ini tidak hanya dituntut tertib dalam administrasi, tetapi juga harus mampu bertransformasi menuju tata kelola dan pembelajaran berbasis digital.
“Madrasah yang hebat adalah madrasah yang paling tepat dalam memilih dan memanfaatkan teknologi pembelajaran,” ujarnya.
Ia berharap MAN Batang dapat menjadi laboratorium inovasi pembelajaran, tempat lahirnya berbagai terobosan dalam pembelajaran digital yang mampu memberikan dampak nyata bagi peserta didik.
“Komitmen kita adalah menghadirkan inovasi pembelajaran yang lebih keren, relevan, dan benar-benar berdampak pada murid,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala MAN Batang Imam Sayekti dalam kesempatan tersebut menyampaikan kontrak prestasi sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan pembelajaran.(Am/Zy_humas)
