Batang (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Batang menggelar Deklarasi Madrasah Anti Narkoba sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara MAN Batang dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang di Ruang Multi Media MAN Batang, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Munif, Kepala Subbagian Tata Usaha Sodikin, Kepala MAN Batang Imam Sayekti, Kaur Tu MAN Batang,para wakil kepala madrasah, serta jajaran BNN Kabupaten Batang.

Dalam arahannya, Plt. Kakankemenag Batang, Munif, mengingatkan para murid agar tidak mudah terpengaruh dengan anggapan bahwa kondisi fly akibat penyalahgunaan narkoba merupakan sesuatu yang membanggakan.
“Jangan pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun. Penyalahgunaan narkoba sering berawal dari rasa penasaran, ajakan teman, atau pelarian ketika menghadapi masalah. Jadikan sosialisasi ini sebagai bekal untuk menghindari narkoba, bukan untuk mencobanya,” tegasnya.
Ia menambahkan, sebagai murid madrasah yang telah dibekali pendidikan agama yang selalu mengajarkan bahwa segala sesuatu yang memabukkan adalah haram dan wajib dijauhi. Menurutnya, narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan, mengecewakan orang tua, serta merugikan masyarakat dan bangsa.
“Kalian adalah generasi emas dan calon pemimpin masa depan. Gunakan masa muda untuk belajar, berprestasi, dan berkarya. Mari saling mengingatkan agar tercipta lingkungan madrasah yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MAN Batang, Imam Sayekti, berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai agar memperoleh pemahaman yang utuh tentang bahaya narkotika.
“Dengan memahami bahaya narkoba, siswa diharapkan mampu melindungi diri sendiri dan keluarga dari penyalahgunaan narkotika, sekaligus menjadi bekal dalam pengembangan karakter dan masa depan,” katanya.
Kepala BNN Kabupaten Batang, Suryanto Padmadi Raharjo, menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan persoalan serius yang mengancam generasi muda, terutama usia sekolah yang memiliki rasa ingin tahu tinggi.
Menurutnya, kerja sama antara BNN Kabupaten Batang dan MAN Batang bertujuan meningkatkan pemahaman murid mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.(Am/Zy_humas)
