Batang (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Reban meluncurkan program strategis SI KUMIS (Sinergi KUA, Guru Menuju Harmonis) sebagai inovasi pembinaan keluarga melalui kegiatan parenting di Aula Pertemuan TK Pembina Reban, Kecamatan Reban, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan dihadiri Kepala KUA Kecamatan Reban M. Nur Habibi, Kepala TK Pembina Reban, para guru, wali murid TK Pembina, serta para Penyuluh Agama Islam.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Reban M. Nur Habibi menekankan pentingnya kegiatan parenting sebagai langkah membangun sinergi antara orang tua, satuan pendidikan, dan KUA melalui peran Penyuluh Agama Islam.
“Ini merupakan langkah penting untuk membangun sinergi yang kuat antara orang tua, pihak sekolah, dan KUA, dalam hal ini Penyuluh Agama Islam,” ujarnya.
Menurutnya, melalui kolaborasi tersebut KUA tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan keagamaan, tetapi juga turut hadir dalam penguatan keluarga sebagai fondasi utama pendidikan anak.
“Sinergi dengan satuan pendidikan dan orang tua menjadi bagian dari upaya menghadirkan KUA Berdampak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam membangun lingkungan keluarga yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang generasi sejak usia dini,” tambahnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Reban Maskur dalam penyampaian materi mengajak para orang tua untuk memahami kembali besarnya peran ibu dalam proses tumbuh kembang anak.
Ia menyampaikan bahwa anak merupakan amanah dari Allah SWT yang diberikan kepada orang tua. Karena itu, orang tua tidak hanya berkewajiban memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi pendidik pertama, pendukung emosional, teladan, sekaligus sosok yang berperan dalam mengelola dinamika kehidupan keluarga.
“Anak belajar pertama kali dari lingkungan keluarganya. Karena itu, keteladanan, cara orang tua mengelola emosi, serta suasana rumah sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Salah satu wali murid, Susana, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan parenting tersebut. Ia berharap kegiatan yang direncanakan berlangsung secara rutin setiap bulan dapat memberikan manfaat bagi para orang tua.
“Bagi orang tua seperti kami, penyuluhan ini menjadi ruang untuk memahami bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif keluarga,” ungkapnya.
Menurut Susana, kegiatan parenting juga membantu orang tua memahami pentingnya keteladanan, pengelolaan emosi, serta menciptakan suasana rumah yang mendukung tumbuh kembang anak.
Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala TK Pembina Reban dan KUA Kecamatan Reban. Kerja sama tersebut menjadi landasan pelaksanaan kegiatan parenting secara rutin setiap satu bulan sekali di TK Pembina Reban. (Maskur_suluh/am/zy_humas)

