Batang (humas) – Mewakili Kakankemenag Kab. Batang, Humas mengikuti Rapat Koordinator Persiapan Pemberangkatan Haji 1447 H / 2026 M Kabupaten Batang pada Kamis (9/4/2026) di ruang rapat Ujungnegoro Bapperida.
Hadir dalam acara itu Staf Ahli Bupati Bidang Politik,Hukum dan Pemerintahan, Asisten Pemerintahan Dan Kesra Sekda Kab. Batang, Kepala DISKOMINFO Kab. Batang, Kepala DISHUB Kab. Batang. Kepala DINKES Kab. Batang, Kepala SATPOL PP Kab. Batang, Kepala Kantor Kemenag Kab. Batang, Kepala Kemenhaj Kab. Batang, Kabag. Umum Setda Kab. Batang, Kabag Prokompim Setda Kab. Batang, Kabag Kesra Setda Kab. Batang, Ketua FK. KBIHU Kab. Batang, CV. Mitra Kartika Tour.

Dalam Keterangannya M.Fathony yang memimpin rapat menyampaikan bahwa Jumlah jemaah haji Batang tahu 2026 ini sebanyak 951 jemaah ditambah PHD 5 perugas dan terbagi menjadi 4 Kloter yaitu Kloter SOC 15 masuk Donohudan Sabtu (25/4/2026) Jam 09.00 WIB Jumlah 219 jemaah, Kloter SOC 16 masuk Donohudan Minggu (26/4/2026) jam 06.00 WIB Jumlah 353 jemaah dan Kloter SOC 17 masuk Donohudan Minggu (26/4/2026) jam 09.00 WIB jumlah 354 jemaah.
“Agar pemberangkatan haji tahun ini tertib maka semua instansi yang telah dibagi tugas agar lebih konsen lagi siapa bertugas apa,” katanya.
Sementara Kepala Kemenhaj Kab. Batang Siti Mahmudah menekankan bahwa koordinasi yang baik akan dapat menyukseskan kegiatan yang tiap tahun ini dilaksanakan.
“ Praman itu berbasis KBIHU, maka memang ada beberapa calon haji yang domisili dikecamatan yang satu namun ikut KBIHU di kecamatan lain,namun semua itu sudah dikoordinaksikan,” jelasnya.
Sedangkan dari perwakilan Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa pengalaman tahun lalu banyak calon jemaah haji kita di emarkasi mengalami kelelahan sehingga mempengaruhi kesehatannya, dan bahkan berubahnya status istitoahnya.
“Kita harus berani menyarankan pada cal haj untuk untuk menjaga kesehatan salah satunya memanfaatkan istirahat yang cukup menjelang keberangkatan jangan banyak menerima tamu,” katanya.
Dia juga menganjurkan agar prosesi yang dilakukan di desa, kecamatan dan kabupaten untuk disederhanakan agar tidak membutuhkan waktu yang lama sehingga tidak mengganggu kesehatan calon jemaah haji, (Zy_humas)

