Batang (Humas)- Dalam rangka mewujudkan pembangunan enam rumah yang inklusif, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, didampingi Plh. Kasubbag TU, menghadiri acara Peninjauan Lokasi Pembangunan Rumah Ibadah di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) pada Senin 18/5/2026.
Kegiatan dihadiri juga oleh Tim KUB dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, FKUB Kab. Batang, Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Provinsi Jawa Tengah Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (Makin) Batang, Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Jawa Tengah, Ketua Makin pekalongan.

Kakankemenag Kab. Batang, Mahrus, menyambut baik rencana pembangunan enam rumah ibadah di Kawasan Industri Terpadu Batang itu. Menurutnya dengan dibangunnya tempat ibadah di kawasan ini, diharapkan dapat memberi kemudahan akses layanan bagi seluruh umat beragama untuk beribadah.
Ia menekankan tentang pentingnya koordinasi antar sektor dalam keberhasilan pembangunan rumah ibadah ini. Dia menyatakan Kemenag siap untuk berkoordinasi dan berkolaborasi bersama FKUB dalam menyukseskan pembangunan rumah ibadah.
“Mari kita saling menghormati dan bergotong royong agar pembangunan keenam rumah ibadah ini dapat berhasil dan sukses, semoga nantinya KITB bisa menjadi miniatur Indonesia dan menunjukkan sisi keragaman agama yang harmonis,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan dengan pembangunan tempat ibadah itu diharapkan dapat memberi kemudahan beribadah untuk umat beragama.
“Kebersamaan yang berkelanjutan merupakan hal terpenting yang nantinya akan memberikan kemudahan akses peribadahan kepada semua umat beragama,” pungkasnya.
Sementara itu, Zaimatul Chasanah, Ketua Tim KUB Kanwil Provinsi Jawa Tengah, menekankan tentang pentingnya tertib administrasi yang menjadi salah satu hal yang memerlukan perhatian lebih. Legalitas sangat diperlukan agar rumah ibadah nantinya minim konflik serta umat akan merasa lebih nyaman dan aman.
Kegiatan dilanjutkan dengan dialog antar tokoh dan peninjauan lokasi pembangunan rumah ibadah. Saat ini, telah dibangun Masjid An-Nahl yang merupakan rumah ibadah agama Islam, sedangkan untuk rumah ibadah lainnya masih dalam proses pembangunan. (Rz/Zy_humas)
