Batang (Humas)- Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) Kab. Batang menyelenggarakan acara Halal bi Halal pada Selasa (14/4/2026), di Aula lantai 2 Kankemenag Kab. Batang. Acara dirangkai dengan pembinaan dari Kabid PAIS Kanwil Prov. Jawa Tengah dan Kepala Kantor Kemenag Batang. Dalam kegiatan tersebut, hadir Kakankemenag Kab. Batang, Kabid PAIS Kanwil Prov. Jawa Tengah, Kasi PAIS Kab. Batang dan GPAI Kab. Batang.
Kabid PAIS, Nur Zaini Wahyu Widodo, menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang hadir. Masih dalam suasana lebaran di bulan Syawal, ia juga menyampaikan permohonan maafnya atas kesalahan baik dalam perbuatan atau dalam memberikan pelayanan. Selain itu, dia juga memberikan apresiasinya terhadap koordinasi yang baik antar sektor yang ada di Kabupaten Batang sehingga TPG untuk guru PAI di Kabupaten Batang dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Nur Zaini juga memberikan pesan kepada seluruh peserta yang hadir apabila mengalami kesulitan atau hal lainnya, untuk dapat menghubungi stakeholder terkait, Seksi PAIS, Dinas Pendidikan, atau lainnya. Seksi PAIS akan selalu siap untuk membantu. Ia menambahkan, bahwa besar harapan kepada para Guru PAI untuk selalu lebih baik dalam memberikan pelayanan pendidikan.
Sementara itu Kakankemenag Kab. Batang Mahrus memberikan pembinaannya kepada para peserta. Menurutnya, Guru PAI adalah ujung tombak pembentukan karakter murid. Hal ini dikarenakan guru adalah sosok yang paling dekat dengan murid, paling peduli dengan masa depan murid, dan paling terdepan dalam mencanangkan karakter dan akhlakul karimah. Ditambah lagi guru merupakan contoh (role model) bagi murid.
“Guru itu merupakan contoh, kalau bahasa sekarang itu disebut Role Model. Uswah untuk para murid dan orang disekitarnya,” tuturnya.
Dia juga berpesan bahwa untuk tidak lupa agar menjadi seorang guru yang kreatif dan inovatif, yang harus bisa mengikuti perkembangan zaman saat ini. Tak hanya itu, Ia juga menekankan bahwa seorang guru haruslah berintegritas, dapat membangun jejaring (silaturahmi), dan juga ramah.
“Kita ini menghadapi anak-anak muda yang modern, untuk itu kita juga harus bisa mengikuti perkembangan saat ini dan menyesuakannya. Jangan sampai kita tertinggal oleh murid kita,” pesannya. (Rz/Zy_Humas)
