Batang (Humas) – Ikut memeriahkan Batang Night Carnival tingkat Kabupaten yang digelar oleh Pemda Batang pada sabtu (22/8/2026), Kemenag Batang tampil dengan mengangkat tema “Harmoni Nusantara Teguh Dalam Keberagaman”.
Dengan melibatkan 30 personel, menampilkan pertunjukan teatrikal yang sarat pesan tentang keberagaman, toleransi, persatuan, dan moderasi beragama.

Pertunjukan dimulai menampilkan empat kelompok dengan identitas agama berbeda yang membawa properti kekayaan Batang. Atraksi dilanjutkan dengan gambaran perkembangan Batang dengan munculnya industrialisasi seperti properti PLTU, KITB, dan KIB.
Adegan berikutnya menampilkan seorang pendeta bersama pengawalnya yang membawa simbol salib yang ingin mendirikan rumah ibadah, namun mengalami penolakan disemua tempat, namun setelah Kemenag hadir yang digambarkan dengan tokoh Ratu yang didampingi para tokoh agama dan merangkul serta mengajak pendeta berdiri, lalu bersama-sama menancapkan properti tersebut sebagai simbol persatuan dan toleransi

Diiringi lagu “Batang Toleransi”, seluruh peserta berkumpul di tengah arena sambil mengangkat properti masing-masing, menegaskan pesan persatuan dalam keberagaman dan moderasi beragama.
Koordinator kegiatan, Rohman, menyampaikan bahwa 30 personal ASN Kemenag Batang turut berpartisipasi dalam karnaval sebagai wujud kebersamaan.
“Alhamdulillah, tahun ini 30 personal ASN Kemenag ikut dalam Batang Night Carnival,” katanya.
Menurutnya, keikutsertaan tersebut sekaligus menyampaikan pesan pentingnya menjaga toleransi, kerukunan, dan persatuan di tengah perkembangan zaman dan keberagaman agama serta budaya di Kabupaten Batang.
“Perkembangan zaman dan industrialisasi turut membawa perubahan budaya masyarakat. Karena itu, persatuan umat beragama harus terus dijaga. Toleransi menjadi jalan terbaik untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis,” pungkasnya.(Am/Zy_humas)
