Batang (Humas) – Untuk membekali generasi muda dalam mempersiapkan kehidupan berumah tangga, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah bagi remaja usia sekolah di MAN Batang pada Senin (20/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 88 murid.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Mahrus, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan itu menegaskan pentingnya perencanaan masa depan yang matang bagi generasi muda. Ia menyampaikan bahwa terdapat tahapan yang harus dilalui secara berurutan.
“Belajar, bekerja, kemudian menikah, baru itu tepat. Karena menikah tidak semudah yang dibayangkan, dibutuhkan kesiapan yang matang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Munif, menjelaskan bahwa program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) atau bimbingan pranikah merupakan program strategis Kementerian Agama sebagai bentuk kepedulian negara dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas.
Menurutnya, edukasi tentang pernikahan penting diberikan sejak usia sekolah agar para remaja memahami makna serta tanggung jawab dalam membangun keluarga.
“Pernikahan bukan hanya tentang kesiapan emosional, tetapi juga kesiapan dalam memikul tanggung jawab. Di tengah tantangan rumah tangga modern seperti tingginya angka perceraian, persoalan ekonomi, dan ego, diperlukan kesiapan mental, emosional, serta spiritual yang kuat,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak MAN Batang atas fasilitasi kegiatan tersebut, serta berharap program serupa dapat terus berkelanjutan.
Materi dalam kegiatan itu disampaikan oleh narasumber yang kompeten, yakni Muchamad Machmud (Kepala KUA Tersono), Muh. Anwar Sakdan (Penghulu KUA Gringsing), Arif Rofiudin (Penyuluh Agama Islam KUA Tulis), serta Ani Khanah (guru madrasah).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MAN Batang, Imam Sayekti, beserta jajaran pelaksana dari Seksi Bimas Islam.(Am/Zy_humas)

