Batang (Humas) – Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa madrasah bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi menjadi instrumen afirmasi negara untuk memastikan para murid dari keluarga yang membutuhkan tetap memperoleh kesempatan belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Munif, saat melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Program Indonesia Pintar (PIP) pada sejumlah madrasah di Kabupaten Batang, Jumat (18/9/2026).

“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan bahwa PIP benar-benar tepat sasaran, tepat penerima, tepat penggunaan, dan tepat pertanggungjawaban,” ujar Munif.
Menurutnya, pelaksanaan PIP harus memberikan manfaat nyata bagi peserta didik yang berhak menerima bantuan. Oleh karena itu, setiap tahapan pengelolaan program perlu dilaksanakan sesuai ketentuan agar tujuan PIP dalam mendukung keberlangsungan pendidikan murid dapat tercapai.
“Tidak boleh ada murid yang berhak justru terlewat, dan tidak boleh ada penerima yang tidak sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.
Munif juga meminta seluruh madrasah penerima PIP untuk mengelola bantuan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan peserta didik. Dana yang diterima harus dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung kebutuhan pendidikan murid serta tidak disalahgunakan untuk kepentingan di luar ketentuan program.
“Bantuan tersebut harus benar-benar memberikan manfaat bagi murid dalam menunjang kebutuhan pendidikannya. Pengelolaannya harus transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” lanjutnya.
Ia menambahkan, monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai regulasi. Selain meninjau pengelolaan bantuan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mengidentifikasi kendala yang dihadapi madrasah sekaligus mendorong perbaikan pelaksanaan PIP secara berkelanjutan.
Adapun madrasah yang menjadi sasaran monitoring dan evaluasi PIP meliputi MAN Batang, MI Darul Ulum Batang, MII Kalipucang Batang, MIS Gapuro, MI Al Amin Kalibeluk, MI Wahid Hasyim Warungasem, dan MIS Sidorejo Warungasem.(Munif/Zy_humas)
