Batang (Humas)- Dalam rangka mempersiapkan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dalam mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Tartil Quran, Kemenag Kabupaten Batang menggelar Rapat Koordinasi, Kamis (17/9/2026) di Aula lantai 2 kemenag.
Hadir dalam kegiatan, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Kasi PAIS, pengawas PAI, dan pelaksana Seksi PAIS.

Plt. Kakankemenag Kab. Batang, Munif, menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengapa program ini menjadi sangat penting untuk diikuti. Yang pertama adalah karena program ini dapat meningkatkan kompetensi para guru dalam membaca Al Qur’an. Guru diwajibkan untuk bisa memberikan contoh yang baik karena mereka akan menjadi role model bagi muridnya.
“Kalau gurunya tidak bisa ngaji, bagaimana dengan muridnya? Kalau guru tidak bisa menulis surat Ikhlas dengan benar, bagaimana dengan muridnya? Untuk itu guru harus punya atau bisa dulu, baru mengajarkan ke murid,” tegasnya.
Kedua, melalui program peningkatan kompetensi ini, guru-guru diharapkan dapat semakin menguasai Al-Qur’an, bukan hanya membaca, namun juga memahaminya. Pemahaman inilah yang nantinya juga ikut diajarkan ke muridnya.
Sementara itu, Kasi PAIS Ahmad Munir, mengharapkan agar para guru dapat mempersiapkan dan mengikuti program dengan sebaik-baiknya, sehingga nantinya bisa mendapat output yang maksimal. (Rz/Zy_humas)

