Batang (Humas) — Untuk memberikan motivasi kepada tujuh Penyuluh Agama Islam Kabupaten Batang yang mengikuti Uji Kompetensi Penyuluh Agama Islam Tahun 2026, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Munif, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Sodikin, meninjau langsung pelaksanaan ujian tersebut di Laboratorium Komputer MAN Batang, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalitas Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara daring oleh Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam, Muchlis M. Hanafi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan uji kompetensi hingga berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, setelah melalui proses yang panjang, hari ini kita memasuki puncak penilaian kompetensi Penyuluh Agama Islam. Saya mengapresiasi seluruh tim SDM, Subdit Bina Penyuluh Agama Islam, Ditjen Bimas Islam, serta jajaran Kanwil dan Kankemenag yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.
Dia juga mengucapkan selamat kepada sekitar 1.350 penyuluh agama yang mengikuti penilaian kompetensi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalitas ASN melalui proses yang transparan, objektif, dan akuntabel.
Ia menjelaskan bahwa hasil penilaian kompetensi akan menjadi dasar pembinaan, pengembangan kompetensi, serta implementasi manajemen talenta guna mewujudkan penyuluh agama yang profesional, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan ini melahirkan penyuluh agama Islam yang semakin kompeten sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan, membimbing umat, serta memperkuat kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera,” harapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Munif, menyampaikan bahwa keikutsertaan tujuh Penyuluh Agama Islam Kabupaten Batang dalam uji kompetensi ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan penilaian dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi integritas, serta menjadikan hasil uji kompetensi sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas diri dalam memberikan layanan keagamaan kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh peserta memperoleh hasil terbaik. Uji kompetensi ini bukan sekadar penilaian, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan penyuluh agama kepada masyarakat,” ungkapnya.(Am/Zy_humas)
