Batang (Humas)- Untuk mewujudkan masyarakat yang sadar akan kesehatan dan jaminan kesehatan, Penyuluh Agama Islam bersama BPS Kesehatan mengikuti acara Sosialisasi Program JKN, Selasa (3//11/2026), di RM. Tirta Asri, Kecamatan Limpung. Kegiatan diikuti oleh sekitar 50 penyuluh agama Islam.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kakankemenag Kab. Batang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Plt. Kasi Bimas Islam, staf pelaksana Bimas Islam, dan para penyuluh agama.
Dalam sambutannya, Munif, Kakankemenag Kab. Batang, mengatakan bahwa program kolaborasi ini merupakan program yang luar biasa untuk dijalankan. Kementerian Agama memiliki ujung tombak Penyuluh, yang bisa dijadikan sebagai agen untuk menyosialisasikan program hingga ke masyarakat. Menurutnya, kesehatan merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat. Betapa nikmatnya orang yang sehat dibandingkan dengan mereka yang sakit.
“Nikmat sehat itu memang kadang baru dirasakan saat kita sudah sakit. Seperti saya contohnya, alangkah nikmatnya jika tidak perlu memakai kacamata, karena tidak perlu mencari-cari saat hilang” ungkapnya.
Ia berpesan kepada para penyuluh, agar bisa menyampaikan pesan mengenai program ini secara santun, akurat, dan mudah dipahami. Ia berharap, program kolaborasi ini bisa bermanfaat untuk masyarakat luas kedepannya.
M. Idar Aries Munandar, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kemenag Batang yang mau berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan demi meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan. Ia juga berharap program ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan buku “Meraih Sehat, Mensyukuri Nikmat” dan kemudian sosialisasi oleh tim dari BPJS Kesehatan. (rz/Zy_humas)

