Batang (Humas) – Untuk penguatan tata kelola, kompetensi, kesejahteraan, serta kualitas layanan pendidikan RA di Kabupaten Batang, Subdit Gta RA Kemenag RI melakukan Monitoring Implementasi Program Raudhatul Athfal (RA) pada Kamis (8/10/2026) di aula lantai dua.
Dalam arahannya Kasubdit Bina GTK RA Wahyudi menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan Kemenag Batang terhadap pelaksanaan monitoring itu. Ia menjelaskan bahwa terdapat perubahan dalam pengelolaan program pada Direktorat GTK.
“Direktorat GTK sedikit mengalami perubahan. Selama ini pengelolaan berdasarkan jenjang, sedangkan sekarang kami lebih fokus pada kompetensi guru dan tenaga kependidikan RA, termasuk aspek kesejahteraan dan perlindungannya,” jelas Wahyudi.
Menurutnya, penguatan GTK RA diarahkan melalui sejumlah program strategis yang menjadi bagian dari peningkatan mutu pendidikan RA. Program tersebut mencakup GTK Sejahtera, GTK Profesional, Digitalisasi Layanan GTK, serta RA Berbasis Holistik Integratif (PAUD HI).
Dia juga menyampaikan sejumlah wacana dan pengembangan program, antara lain penguatan PAUD HI, penyusunan modul ajar, serta wacana penegerian RA sebagai bagian dari langkah pengembangan pendidikan RA ke depan.
“Ini menjadi langkah awal untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan program-program tersebut dapat berjalan sesuai kebutuhan RA,”tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Kankemenag Kabupaten Batang Munif dalam sambutanya menyampaikan selamat datang kepada Tim Monitoring. Ia berharap kehadiran tim dapat memberikan arahan dan bimbingan dalam pengelolaan RA di Kabupaten Batang.
“Kami menyambut baik kedatangan Tim Monitoring. Di Kabupaten Batang terdapat 127 RA, dengan kondisi yang terus kami upayakan baik, baik dari sisi guru maupun peserta didik. Kami mohon arahan dan bimbingan agar pengelolaan RA semakin baik,” ujarnya.
Hadir dalam acara tersebut Kasubag TU Sodikin, Kasi Pendididkan Madarsah Luthfi Hakim Arif Efendi, Pelaksana Pendidikan Madrasah serta perwakilan Guru RA
Kegiatan monitoring selanjutnya diisi dengan pembahasan kondisi RA, guru, dan peserta didik serta pemetaan kebutuhan sebagai bahan penguatan implementasi program GTK RA di Kabupaten Batang.(Am/Zy_humas)

