Batang (Humas) – Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Batang menggelar rapat koordinasi perdana tahun ini pada Rabu (19/2/2025) di RM Kucingan kecamatan Subah.
Hadir pada acara itu Kakankemenag Kab. Batang Mahrus selaku pembina didampingi Kasi Bimas Islam Munif sebagai Majelis Kehormatan PD IPARI serta seluruh Penyuluh Agama Islam.
Ketua PD IPARI Batang Almukaromah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakor akan menyusun program kerja untuk satu tahun di 2025 khususnya rencana program kerja di Bulan Ramadhan.

“Hari ini kita akan menyusun program kerja tahun 2025, termasuk program di bulan Ramadhan seperti Kultum di Masjid Al-Ikhlas Kemenag Batang, siaran di Radio Abirawa serta mengagendakan program unggulan “gerakan living quran bersama 1000 gen-Z” di sekolah dan madrasah di Kabupaten Batang,” jelasnya.
Sementara itu Kasi Bimas Islam Munif dalam sambutannya menjelaskan bahwa di tengah tantangan yg luar biasa penyuluh Agama memiliki peran strategis.
“Ibarat papan catur, penyuluh adalah pion yg memberikan jalan untuk orang di belakangnya, maka peran strategis itu bisa dimanfaatkan untuk memperkuat akhlak,” katanya.
Dia berharap dalam rakor ini dapat mengevaluasi program tahun kemarin, termasuk tantangannya apa saja dan juga menyusun rencana strategis tahun ini.
Sedangkan Kakankemenag Kab. Batang, Mahrus, menekankan kembali bahwa IPARI memiliki empat fungsi yang sangat strategis bagi Kemenag.
“Empat fungsi IPARI itu pertama informatif, IPARI harus update,cerdas, rajin membaca, dan meningkatkan literasi. Konten bimbingan penyuluhan yang dibuat harus berbeda karena memiliki kode etik dan substansi yang khusus, kedua, edukatif, IPARI harus kreatif dan inovatif, ketiga, advokatif, membela umat dari ancaman, gangguan, dan tantangan yang dapat merusak akidah, ibadah, dan moral dan keempat, konsultatif, memberikan solusi atas masalah yang dihadapi umat, terutama memberikan bimbingan dan konseling,” tegasnya. (Almukaromah/Zy_humas)