Batang (Humas) – Mengawali tahun 2026, Kelompok Kerja Pengawas Kementerian Agama Kabupaten Batang menggelar kegiatan Diseminasi Implementasi Kepengawasan Berdampak dengan Pendekatan Cinta pada Selasa (3/2/2026) di Aula Lantai Dua KPRI Koperda Batang.
Diseminasi tersebut diikuti oleh seluruh Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Implementasi Pengawasan Berdampak dengan Pendekatan Cinta bagi Pengawas Madrasah Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan secara daring di tempat tugas masing-masing serta luring di Balai Diklat Keagamaan Semarang pada 19–23 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan wawasan dan kompetensi pengawas agar semakin bermanfaat dalam meningkatkan mutu pendidikan yang berdampak langsung pada peserta didik di madrasah se-Kabupaten Batang.

Dalam kesempatan tersebut, Minarsih, Pengawas Wilayah Batang Timur yang menjadi salah satu peserta pelatihan di tingkat provinsi sekaligus narasumber diseminasi, memaparkan substansi utama pelatihan. Fokusnya adalah agar seluruh pengawas mampu mengimplementasikan program kepengawasan yang berdampak nyata pada murid madrasah melalui pendekatan cinta. Implementasi tersebut mencakup empat tugas utama pengawas, yakni pembinaan, pemantauan delapan Standar Nasional Pendidikan, penilaian kinerja, serta bimbingan dan pelatihan kepada kepala dan guru madrasah binaan.
Dia menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan yang berdampak sangat ditentukan oleh pendampingan yang berkelanjutan dan bermakna kepada seluruh warga madrasah binaan. Menurutnya, pengawas memiliki peran strategis sebagai penggerak utama dalam implementasi peningkatan mutu pendidikan di madrasah.
Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kementerian Agama Kabupaten Batang, Agus Nugroho, menambahkan bahwa pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) bulan Februari juga akan kembali digelar diseminasi implementasi kepengawasan. Hal tersebut dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman serta memastikan seluruh pengawas dapat mengaplikasikan hasil pelatihan secara berkelanjutan di madrasah binaan masing-masing.
Melalui kegiatan diseminasi ini, diharapkan seluruh pengawas mampu mengoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid. Upaya tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas proses pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta terwujudnya madrasah yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan murid.( Minarsih_Pengawas/Am/Zy_humas)
