Batang (Humas) – Untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi konflik keagamaan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang menggelar kegiatan Early Warning System pada Rabu (24/9/2025) di Wana Wisata Damar Asri, Kecamatan Bawang.
Kasubag TU Kemenag Batang, Sodikin, yang juga menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut, menyampaikan pentingnya deteksi dini agar permasalahan tidak berkembang semakin luas.
“Sebelum ada api, kita cegah dulu, karena biasanya kalau sudah ada api baru kita padamkan, dengan deteksi dini, potensi masalah bisa diminimalisir sejak awal,” tegasnya.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan simulasi pencegahan dan penanggulangan dini di lapangan. Melalui simulasi tersebut, diharapkan peserta mampu memahami langkah konkret yang harus dilakukan ketika menghadapi potensi bencana.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Mahrus, Kasi Bimas Islam Munif, para pelaksana Bimas, Kepala KUA se-Kabupaten Batang, serta para Penyuluh Agama.
Kegiatan ini tidak hanya menekankan pada aspek teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan benar-benar menjadi langkah antisipasi yang efektif, bukan sekadar penanganan setelah kejadian.(Am/Zy_humas)
