Batang (humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Mahrus, secara resmi melepas keberangkatan jamaah umroh dari Batang yang tergabung dalam rombongan besar PT Madinah Iman Wisata pada Selasa (11/2/2024) di Masjid Agung Darul Muttaqin Batang.
Direktur PT Madinah Iman Wisata, Ahmad Yuli Susanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia dan syukur atas keberangkatan rombongan ini.
“Kami sangat berbahagia melihat antusiasme dan semangat para jemaah umroh yang akan berangkat. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Semoga perjalanan ini berjalan lancar dan membawa keberkahan,” tuturnya

Dia juga menjelasksn bahwa pihaknya kali ini memberangkaatkan 110 jemaah yang merupakan momen peringatan hari jadinya.
“Keberangkatan ini nanti akan di ikuti 110 jemaah dari batang yang merupakan bagian dari perayaan 25 tahun PT Madinah Iman Wisata dalam melayani jemaah umroh. Secara nasional, total ada 21 bus yang membawa rombongan jamaah dari berbagai daerah di Indonesia fan jemaah dari Batang akan terlebih dahulu transit di Jakarta selama satu hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi,” tambahnya .

Sementara itu dalam sambutannya, Kakankemenag kab.Batang menyampaikan bahwa jemaah yang berangkat melalui PT yang membuka cabang di Batang akan lebih aman, karena jika terjadi permasalahan, pengurusannya tidak akan ribet. Dia juga mendoakan agar para jemaah mendapatkan umroh yang mabrur.
“Saya berpesan kepada para jemaah untuk memperbaiki niat bahwa umroh ini bukan sekadar wisata religi, tetapi perjalanan ibadah. Maka harus diniati dengan ibadah, jangan sampai di sana lupa dengan rukun umroh. Yang kedua, harus ikhlas karena perjalanan ke Tanah Suci membutuhkan waktu yang lama, jangan sampai ada kekurangan yang dijadikan keluhan. Yang ketiga, sabar, karena sejak dari sini sudah harus dilatih untuk menunggu jemaah lain yang belum datang. Yang keempat, istiqomah atau tetap konsisten dalam beribadah, selalu berjamaah di sana dan setelah pulang nanti semakin semangat dalam beribadah. Yang kelima, taat aturan, apapun yang disampaikan oleh pembimbing harus ditaati. Yang keenam, perbanyak doa, sayang sekali jika tidak dimanfaatkan untuk banyak berdoa, karena umroh adalah panggilan Allah, tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini,” pesannya. (muzzi/zy_humas)