Batang(humas) – Untuk memastikan validitas data penerima tunjangan kesejahteraan (tunkes) dan insentif serta memverifikasi lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) finalisasi data ustadz/ustadzah di Aula Lantai Dua Kemenag Batang pada Jumat (7/2/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Mahrus, Kepala Seksi PD Pontren, Akhmad Munir, pelaksana PD Pontren, Ketua Badko LPQ Batang, pengurus LPQ Batang, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Batang, serta Ketua FKDT dari seluruh kecamatan di Kabupaten Batang.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Batang Mahrus menyampaikan pentingnya sinkronisasi data agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara data yang dimiliki oleh berbagai pihak.
“Sinkronisasi data saat ini menjadi hal yang sangat penting. Misalnya, data yang dimiliki Seksi PD Pontren bisa saja berbeda dengan data dari RMI, atau data guru Madin di tingkat kecamatan bisa berbeda ketika dikumpulkan di tingkat kabupaten sebelum dikirim ke PD Pontren. Hal ini harus kita selaraskan,” ungkapnya

Dia juga mengingatkan agar tidak ada data yang tertinggal, mengingat proses finalisasi sudah dilakukan. Dia menegaskan pentingnya memastikan bahwa tidak ada penerima ganda serta data yang digunakan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan
“Tiga hal ini harus menjadi perhatian bersama: jangan sampai ada yang tertinggal, jangan sampai ada data ganda, dan data harus sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Kata kuncinya adalah nilai keberkahannya,” pungkasnya.
Rapat koordinasi kemudian dipimpin langsung oleh Kepala Seksi PD Pontren, Akhmad Munir, yang membahas teknis finalisasi data serta langkah-langkah penyelarasan agar data yang dihimpun benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.(muzzi/zy_humas)