Batang (Humas) – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Kab.Batang siang ini Rabu (12/3/2025) tetap konsisten dan antusias mengikuti kegiatan Kemenag Batang Kuliah Ramadhan (Kembang Kurma) setelah Sholat dzuhur berjamaah di Masjid Al Ikhlas, dimana siang ini telah memasuki putaran ketujuh.
Kakankemenag Kabupaten Batang, Mahrus, turut hadir dalam kegiatan ini bersama para Kepala Seksi (Kasi). Adapun pemateri dalam sesi kali ini adalah Dewi Aminah, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Warungasem.
Dalam ceramahnya, dia menyampaikann bahwa menjaga lisan bukan hanya sekadar berbicara dengan baik, tetapi juga menghindari perkataan yang dapat menimbulkan dosa.
“Lidah tidak bertulang, sehingga mudah mengucapkan berbagai hal termasuk kebohongan, fitnah, ghibah, dan perkataan buruk lainnya. Jika tidak bisa menjaga lisan, seseorang dapat tergelincir dalam dosa, bahkan berpotensi merusak hubungan antar sesama,” ujarnya.
Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang artinya :
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini, menurutnya, mengajarkan bahwa setiap Muslim harus berpikir sebelum berbicara. Jika perkataan yang diucapkan berpotensi menyakiti orang lain atau menimbulkan permusuhan, lebih baik memilih untuk diam.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa Allah telah menegaskan dalam Al-Qur’an, Surah Qaf ayat 17-18, bahwa setiap ucapan manusia dicatat oleh malaikat:
“Ketika dua malaikat mencatat amal perbuatannya, yang satu di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri. Tidak ada satu kata pun yang diucapkannya, melainkan ada malaikat pengawas yang selalu siap mencatatnya”
Dia juga menyoroti bahaya ghibah (menggunjing), yang sering kali dilakukan tanpa disadari.
“Sering kali dalam obrolan ringan kita tergoda untuk membicarakan keburukan orang lain. Padahal, mencela atau mengolok-olok orang lain itu berdosa,” ungkapnya.
Dia juga mengajak seluruh ASN untuk lebih berhati-hati dalam berbicara, menjadikan lisan sebagai sumber kebaikan, serta menghindari perkataan yang tidak bermanfaat.(Agus arega/Muzzi/Zy_humas)