Batang (Humas) – Dalam upaya mengembangkan potensi, kreativitas, sekaligus memperkuat karakter peserta didik melalui pendidikan agama, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Kristen (KKG PAK) menggelar Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen (MAPAK) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Batang, Kamis (5/11/2026) di SD N Tambahrejo 2 Bandar
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Munif, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro Soedibyo beserta jajaran, serta para penyuluh agama Kristen yang diikuti perwakilan murid dari berbagai kecamatan di Kabupaten Batang.
Dalam sambutannya, Kakankemenag Batang menyampaikan bahwa kegiatan lomba menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan secara langsung potensi, kemampuan, dan hasil pembinaan peserta didik, bukan sekadar mengetahui hasil akhirnya.
“Biasanya masyarakat hanya mengetahui anak-anak dari hasilnya, hari ini kita bisa melihat dan menikmati proses serta kemampuan mereka, hasilnya nanti akan kita saksikan melalui perlombaan ini,” ungkapnya.
Dia berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih prestasi. Namun menurutnya, kemenangan sejati bukan semata-mata tentang memperoleh juara, melainkan juga tentang membangun karakter yang dilandasi iman dan kasih kepada sesama manusia.
Ia menegaskan bahwa nilai iman dan kasih harus menjadi dasar pembentukan karakter anak-anak, baik dalam meraih prestasi maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadilah anak-anak yang berprestasi, baik sebagai atlet maupun idola, tetapi semuanya harus didasari iman dan kasih kepada sesama manusia. Itulah dasar karakter adik-adik semua, Selamat berjuang,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, berharap melalui kegiatan MAPAK, peserta didik beragama Kristen semakin berkembang, tidak hanya dari sisi kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga dalam pembentukan karakter.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kepada dewan juri, ia berpesan agar memberikan penilaian secara objektif dan profesional sesuai kemampuan masing-masing peserta.
“Berlombalah dengan sportif. Untuk dewan juri, saya titip anak-anak kita. Kalau memang bagus, dinilai bagus. Kalau tidak, ya dinilai sesuai hasilnya,” pesannya.
Ketua panitia, Nur Laili yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, dalam laporannya menyampaikan bahwa lomba MAPAK 2026 diikuti 46 peserta yang mewakili masing-masing kecamatan di Kabupaten Batang. Penilaian perlombaan melibatkan 15 orang dewan juri.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi cerdas cermat Alkitab, solo vokal putra dan putri, macapat rohani, cerita Alkitab, serta mewarnai.(Am/Zy_Humas)

