Batang (Humas) – Untuk memastikan kesiapan teknis dan sarana pendukung sekaligus mengidentifikasi potensi kendala sebelum pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev), pada Selasa (6/10/2026) di Pondok Pesantren PDF Nurul Huda Pandansari, Kecamatan Warungasem, dan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Ulya Pondok Modern Tazakka, Sidayu, Kecamatan Bandar.
Kegiatan dipimpin Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Siswoyo mewakili Plt.Kakankemenag Kab.Batang bersama pelaksana Seksi PD Pontren.
Dia menyampaikan bahwa monev dilakukan untuk memastikan kesiapan satuan pendidikan, baik dari sisi perangkat, jaringan internet, maupun dukungan sarana dan prasarana lainnya di PDF Nurul Huda Pandansari.
“Tim monev menemukan kendala koneksi internet akibat jaringan mengalami gangguan atau down, kondisi tersebut akan mengganggu proses pelaksanaan gladi TKA,” katanya.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa sebagai langkah antisipasi, pihak pesantren diminta menyiapkan dukungan teknis tambahan untuk pelaksanaan TKA yang dijadwalkan pada 26 Oktober 2026. Di antaranya dengan menyediakan genset sebagai sumber listrik cadangan apabila terjadi gangguan pasokan listrik serta menyiapkan kuota internet cadangan untuk mengantisipasi gangguan pada jaringan utama.
“Kita berharap pada pelaksanaan TKA nanti kendala teknis seperti listrik dan internet dapat diantisipasi sejak awal, karena itu, kami mendorong satuan pendidikan menyiapkan alternatif sumber listrik dan jaringan internet,” jelasnya.
Selain meminta kesiapan dari satuan pendidikan, Kemenag Kabupaten Batang juga akan melakukan koordinasi dengan pihak PLN dan PT Telkom. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memastikan dukungan pasokan listrik dan koneksi internet selama pelaksanaan TKA berlangsung.
Sementara itu, hasil monev gladi TKA di SPM Ulya Pondok Modern Tazakka menunjukkan kondisi yang relatif siap. Selama pelaksanaan gladi, tidak ditemukan kendala pada jaringan listrik maupun koneksi internet.
Dari hasil pengecekan perangkat komputer yang akan digunakan, seluruh perangkat juga dinyatakan memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan untuk pelaksanaan TKA, bahkan sebagian perangkat memiliki spesifikasi di atas standar yang dipersyaratkan.
Dia juga menambahkan, secara umum kesiapan sarana dan prasarana pada kedua satuan pendidikan tersebut telah memenuhi kelayakan untuk mendukung pelaksanaan TKA. Meski demikian, langkah antisipasi tetap diperlukan untuk memastikan pelaksanaan berjalan tanpa kendala teknis yang berarti.
“Alhamdulillah, secara umum persiapan sarana dan prasarana TKA telah memenuhi kelayakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. Semoga pelaksanaan TKA nantinya dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses Aamiin,” pungkasnya.(Siswoyo/Am/Zy_humas)
